Tampilkan postingan dengan label al-qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label al-qur'an. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2011

Akhlak Salaf Cerminan Akhlak Al Quran Dan As Sunnah

Akhlak Salaf Cerminan Akhlak Al Quran Dan As Sunnah
Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz
Barangsiapa merenungi Kitabullah dan senantiasa berhubungan dengannya, maka akan mendapatkan kemuliaan akhlak. Dan barangsiapa yang mengkaji sunnah-sunnah Nabi, yaitu perjalanan hidup Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan hadits-haditsnya, akan mendapatkan dan memahami kemuliaan akhlak dan keagungannya. Untuk itulah Allah kembali menegaskan kemuliaan akhlak itu pada akhir Surat Al-Furqan.

Allah berfirman :
  وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا (63) وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا (64) وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا (65) إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا (66) وَالَّذِينَ إِذَا أَنْفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا (67) وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا (68)

Sabtu, 06 Agustus 2011

Ramadhan dan Turunnya Al-Qur'an

Ramadhan dan Turunnya Al-Qur'an

Oleh Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ahmad Ath-Thayyar

Allah Tabaraka wa Ta'ala telah berfirman:

"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur-an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)..." [Al-Baqarah: 185]

Al-Qur-an diturunkan pada bulan Ramadhan, di mana petunjuk dan berbagai pengaruh serta nilainya telah terealisasi di muka bumi ini. Dan pada bulan ini pula al-Qur-an diturunkan sebagai ilmu dan pengetahuan, sebagai penunjuk jalan (kehidupan) sekaligus sebagai norma untuk berpijak.

Minggu, 26 Juni 2011

Quran3D – Software Penampil al-Qur’an




Quran3D – Software Cantik Nan Apik Penampil al-Qur’an
Satu lagi software yang memanjakan kita dalam beribadah kepada Allah subhaanahu wata'aala. Sembari kita bekerja dan kadang jenuh di hadapan komputer atau laptop kita, mendingan kita berwudhu dulu (ini dianjurkan) trus buka aplikasi yang satu ini, maka kita serasa membaca al-Quran di atas meja kecil.
Memang benar, dari namanya, tampilan aplikasi ini 100 % 3D (tiga dimensi) alias benar-benar mendekati wujud aslinya.
Kelebihan perangkat lunak ini antara lain:
  1. Portabel, jadi tidak perlu diinstal, cukup diekstrak ke dalam komputer Anda, maka langsung bisa dijalankan.

Sabtu, 23 April 2011

Bolehkah Ketika Sujud Membaca Do’a yang Asalnya dari Al Qur’an..?




Bolehkah Ketika Sujud Membaca Do’a yang Asalnya dari Al Qur’an?

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Seperti telah kita pahami bersama bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kita membaca Al Qur'an ketika ruku' dan sujud.
Dalil tentang hal ini adalah hadits Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
وَإِنِّى نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ الْقُرْآنَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ عَزَّ وَجَلَّ وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِى الدُّعَاءِ فَقَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ
"Ketahuilah, aku dilarang untuk membaca al-Qur’an dalam keadaan ruku' atau sujud. Adapun ruku' maka agungkanlah Rabb azza wa jalla, sedangkan sujud, maka berusahalah bersungguh-sungguh dalam doa, sehingga layak dikabulkan untukmu." (HR. Muslim no. 479)
'Ali bin Abi Tholib radhiyallahu 'anhu mengatakan,
نَهَانِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku untuk membaca (ayat Al Qur'an) ketika ruku' dan sujud." (HR. Muslim no. 480)

Selasa, 28 Desember 2010

Faedah dari Ayat Kursi




Faedah dari Ayat Kursi

Ayat kursi merupakan salah satu ayat yang agung dalam al Quran. Ayat ini telah sering kita dengar, bahkan sebagian besar di antara kita telah menghafal ayat ini. Marilah sejenak kita mempelajari ayat ini untuk mengambil beberapa pelajaran berharga dari ayat yang mulia ini.
Allah Ta'ala berfirman :
اللهُ لآَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَنَوْمُُ لَّهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَآءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ {255}

Selasa, 19 Oktober 2010

Menyentuh Mushaf Al Qur’an bagi Orang yang Berhadats

Menyentuh Mushaf Al Qur’an bagi Orang yang Berhadats

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad keluarga dan sahabatnya.
Pada kesempatan kali ini, ada suatu pembahasan menarik yang akan kami sajikan mengenai hukum menyentuh mushaf Al Qur'an bagi orang yang berhadats seperti dalam keadaan tidak suci, dalam keadaan junub, dalam keadaan haidh dan nifas. Apakah orang-orang seperti ini diperkenankan untuk menyentuh mushaf? Tentu saja kita harus kembali pada dalil untuk membicarakan hal ini.