Selasa, 02 April 2013

Kabar Gembira yang perlu Anda Tau..

Kabar Gembira yang perlu Anda Tau.. 

إن الحمد لله، نحمده ونستعينه، ونستغفره، ونستهديه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، وسيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأن محمدا عبده ورسوله لا نبي بعده
اللهم صلي وسلم على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم و على آل إبراهيم إنك حميد مجيد
Sengaja pada kesempatan ini saya memberi judul tulisan dengan “Kabar Gembira yang perlu Anda Tau”
Mengapa ?
Karena memang apa yang saya tulis ini adalah sebuah kabar gembira yang merupakan puncak kegembiraan bagi orang yang akan mendapatkannya, dan sepertinya saya kesulitan mencari kalimat untuk mengungkapkannya dengan kata-kata..

Namun pada intinya saya ingin menyampaikan sebuah kabar gembira yang saya petik dari sebuah hadits yang cukup panjang yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhary dan Juga Al-Imam Muslim rahimahumallah ta’ala, yang mungkin hanya akan saya sebutkan sebagiannya saja dengan harapan mudah-mudahan apa yang saya tulis dapat menambah keimanan kita kepada Allah subhanahu wata’ala..
Untuk mengetahui kabar gembira seperti apa yang saya maksud, mari kita baca dan kita perhatikan kisah berikut..

Sebuah kisah yang dituturkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam, yang akan terjadi kelak di akhirat nanti.., seperti apa kisahnya..?
bahwa Beliau bersabda..
إذا فرغ الله من القضاء بين العباد
Apabila Allah telah selesai memutuskan perkara diantara hamba-hamba-Nya (penghuni surga telah masuk ke dalam surga, dan penghuni neraka telah dilemparkan ke dalam neraka)
 وأراد أن يخرج برحمته من أراد من أهل النار
Dan Allah hendak mengeluarkan dari neraka diantara hamba-hamba-Nya karena rahmat-Nya
 أمر الملائكة أن يخرجوا من النار من كان لا يشرك بالله شيئا
Allah memerintahkan para malaikat-Nya untuk mengeluarkan dari neraka orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun juga
 ممن أراد الله أن يرحمه ممن يشهد أن لا إله إلا الله
Diantara orang-orang yang akan Allah rahmati adalah diantara hamba-hamba-Nya yang bersaksi bahwasannya tidak ada sesembahan yang berhaq disembah dengan benar kecuali Allah
 فيعرفونهم في النار بأثر السجود
Maka merekapun (para malaikat) mengenali mereka (orang-orang yang bertauhid) dengan bekas sujud (yang ada pada tubuh mereka)
 تأكل النار ابن آدم إلا أثر السجود
Api neraka memakan atau membakar tubuh anak adam kecuali (anggota badan) bekas sujud
 حرم الله على النار أن تأكل أثر السجود
Karena Allah mengharamkan neraka (tidak mengizinkan) untuk memakan (anggota badan) bekas sujud
 فيخرجون من النار قد امتحشوا
Mereka pun (para penghuni neraka) keluar (dari neraka) dalam keadaan gosong
 فيصب عليهم ماء الحياة
Lalu kemudian mereka pun disiram atau dicelupkan ke dalam air kehidupan
 فينبتون تحته كما تنبت الحبة في حميل السيل
Maka kulitnya pun tumbuh kembali sebagaimana tumbuhnya bebijian yang hanyut oleh air banjir
 ثم يفرغ الله من القضاء بين العباد
Kemudian setelah Allah selesai memutuskan perkara diantara hamba-hamba-Nya (yaitu orang-orang yang mendapatkan rahmat dan diselamatkan serta dikeluarkan dari neraka)
 ويبقى رجل منهم مقبل بوجهه على النار
Dan tersisa seseorang dari mereka yang wajahnya menghadap ke neraka
 هو آخر أهل النار دخولا الجنة
Dia adalah penghuni neraka yang terakhir kali masuk ke dalam surga
 فيقول أي رب اصرف وجهي عن النار فإنه قد قشبني ريحها وأحرقني ذكاؤها
Maka dia pun berkata “wahai Rab palingkan wajahku dari neraka, karena baunya sangat menyengat dan panasnya sangat membakar”
 فيدعو الله بما شاء أن يدعوه
Dia pun memohon kepada Allah dengan apa yang ia inginkan
ثم يقول الله هل عسيت إن أعطيتك ذلك أن تسألني غيره
Kemudian Allah bertanya kepadanya “apakah jika engkau Aku beri apa yang engkau minta, nanti engkau tidak akan meminta lagi yang lainnya ?”
 فيقول لا وعزتك لا اسألك غيره
Maka dia berjanji “tidak.. demi kemuliaan-Mu aku tidak akan meminta yang lainnya lagi”
 ويعطي ربه من عهود ومواثيق ما شاء فيصرف الله وجهه عن النار
Lalu dia pun setelah bersumpah dan berjanji, kemudian diberikan apa yang ia minta, yaitu dipalingkan wajahnya dari neraka
 فإذا أقبل على الجنة ورآها سكت ما شاء الله أن يسكت
Namun ketika dia menghadap surga dan melihatnya, maka dia pun terdiam (bengong) sesuai dengan kehendak Allah
 ثم يقول أي رب قدمني إلى باب الجنة
Kemudian ia pun berkata “wahai Rab dekatkan aku ke pintu surga”
 فيقول الله له ألست قد أعطيت عهودك ومواثيقك أن لا تسألني غير الذي أعطيت أبدا
Lalu Allah pun berkata kepadanya “bukan kah engkau telah diberi sesuai sumpah dan janjimu dan tidak akan meminta selain dari apa yang telah diberikan kepadamu selama-lamanya?”
 ويلك يا ابن آدم ما أغدرك
Sungguh celaka engkau wahai anak adam atas apa yang engkau ingkari
 فيقول أي رب ويدعو الله حتى يقول هل عسيت إن أعطيت ذلك أن تسأل غيره
Maka dia pun berkata “wahai Rab” dan memohon kepada Allah sampai Allah bertanya lagi kepadanya “apakah jika sekiranya engkau Aku berikan hal itu engkau tidak meminta yang lainnya?”
 فيقول لا وعزتك لا أسألك غيره
Maka dia berjanji “tidak.. demi kemuliaan-Mu aku tidak akan meminta yang lainnya lagi”
 ويعطي ما شاء من عهود ومواثيق فيقدمه إلى باب الجنة
Dan dia pun setelah bersumpah dan berjanji kemudia diberkan apa yang ia minta yaitu didekatkan ke pintu surga
 فإذا قام إلى باب الجنة انفهقت له الجنة
Maka ketika dia berada dan berdiri di depan pintu surga, maka surga pun tersingkap baginya
 فرأى ما فيها من الحبرة والسرور فيسكت ما شاء الله أن يسكت
Lalu dia pun melihat apa-apa yang ada di dalamnya berupa keindahan-keindahan dan kesenangan-kesenangan, dan terdiam (bengong kembali) sesuai dengan kehendak Allah
 ثم يقول أي رب أدخلني الجنة
Kemudian ia pun berkata “wahai Rab masukkan aku ke dalam surga”
 فيقول الله ألست قد أعطيت عهودك ومواثيقك أن لا تسأل غير ما أعطيت
Maka Allah pun berkata kepadanya “bukankah engkau telah diberi sesuai sumpah dan janjimu untuk tidak meminta lagi selain dari apa yang telah diberikan kepadamu?”
 فيقول ويلك يا ابن آدم ما أغدرك
Allah pun berkata kepadanya “sungguh celaka engkau wahai anak adam atas apa yang engkau ingkari”
 فيقول أي رب لا أكونن أشقى خلقك
Lalu is pun berkata “wahai Rab aku tidak ingin menjadi makhlukmu yang sengsara”
 فلا يزال يدعو حتى يضحك الله منه
Maka ia pun terus berdo’a dan tidak berhenti-berhenti sampai akhirnya Allah tertawa karenanya
 فإذا ضحك منه قال له ادخل الجنة
Dan ketika Allah tertawa dari hal itu kemudian Allah pun berkata kepadanya “masuklah ke dalam surga”
 فإذا دخلها قال الله له تمنه
Maka ketika ia telah masuk ke dalam surga Allah berkata kepadanya “berangan-anganlah”
 فسأل ربه وتمنى حتى إن الله ليذكره يقول كذا وكذا
Kemudian ia pun meminta kepada Allah dan berangan-angan sampai-sampai Allah pun membantu dia dalam beranga-angan mengingatkan ia  “yang ini” dan “yang ini”
 حتى انقطعت به الأماني قال الله ذلك لك ومثله معه
Sampai terputus angan-angannya (mentok kehabisan angan-angan), Allah kemudian berkata kepadanya “itu semua untukmu dan yang semisal bersamanya (diberi dua kali lipat)”
رواه البخاري : 7437 (806) و مسلم : 182
Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhary no:7437 (dan juga di no:806), serta Al-Imam Muslim no:183, dan lafadh hadits diatas adalah lafadh dari Al-Imam Al-bukhary no:7437

Subhanallah.. Allahu Akbar..
Coba kita renungkan ya ikhwan..
Orang yang terakhir kali masuk surga.. yang mungkin imannya hanya setimbang debu.. tapi ia mendapatkan kenikmatan yang sangat luar biasa..
Diberikan kebebasan untuk meminta apa saja yang ia inginkan sampai habis mentok angan-angannya.. kemudian ia pun diberikan seluruh apa yang ia minta.. bahkan diberikan dua kali lipat dari apa yang ia angan-angankan.. subhanallah..
Bagaimana dengan kenikmatan yang akan didapatkan oleh orang yang imannya sebesar gunung..?
Kenikmatan seperti apa yang akan diberikan kepada orang yang imannya sebesar bumi..?
Bagaimana dengan kenikmatan yang akan dirasakan oleh orang yang imannya sempurna..?
Subhanallah.. Allahu Akbar..
Kita tidak bisa dan tidak akan mampu membayangkannya..
Sungguh benar apa yang dijanjikan oleh Allah subhanahu wata’ala dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَالَ : أَعْدَدْتُ لِعِبَادِيَ الصَّالِحِينَ مَا لا عَيْنٌ رَأَتْ ، وَلا أُذُنٌ سَمِعْتُ ، وَلا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ  
“sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala berfirman : telah Aku persiapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih, sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, tidak pernah terbesit dalam hati seorang manusia”
رواه: الإمام أحمد، والشيخان، والترمذي، وابن ماجه
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Al-Bukhary, Muslim, At-Tirmidzi, dan juga Ibnu Majah  

Tidak kah kita berkeinginan untuk mendapatkan apa yang ada di sisi Allah..?
Atau kita rela menjadi manusia yang terakhir kali masuk ke dalam surga..? yang sebelumnya terlebih dahulu dimasukkan ke dalam neraka.. entah berapa lama..
Rela kah kita.. mampir dulu di neraka..?
Ya.. kalau masuk surga..?
Kalau tidak..?
Kalau seandainya kita ternyata menjadi penghuni neraka selama-lamanya.. dan tidak pernah diselamatkan dari neraka.. karena mati di atas kekufuran.. sungguh rugilah jika demikian..
Adzab neraka yang begitu sangat dahsyat.. kita tidak akan sanggup menghadapinya.. walaupun sedetik.. yang disebutkan bahwa adzab neraka yang paling ringan adalah ketika seseorang dipakaikan terompah di kakinya lalu otaknya mendidih karenanya.. dan juga disebutkan bahwa kadar waktu sehari di akhirat sama dengan lima puluh ribu tahun di dunia..
Na’udzubillahi min dzalik.. kita berlindung kepada Allah dari hal itu..
Dan semoga kita diteguhkan dalam iman dan diberikan keistiqamahan dan diwafatkan di atas islam.. diselamatkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.. aamiiiin..
Namun tentunya harus ada upaya dari kita jika kita menginginkan hal itu.. yaitu dengan beriman kepada Allah.. betaqwa.. dan mentaati Allah dan Rasul-Nya.. mempelajari syari’at memahami dan mengamalkannya.. serta menundukkan hawa nafsu kita untuk tunduk terhadap hukum-hukum Allah subhanahu wata’ala..

Kemudian sebagaimana yang saya katakan di awal bahwa di dalam kisah tersebut ada sebuah kabar gembira..
Yaitu Kabar Gembira bagi orang-orang yang mentauhidkan Allah subhanahu wata’ala.. maka mereka akan diselamatkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga..
Walaupun mungkin diantara mereka ada yang terlebih dahulu diadzab dalam neraka jahannam.. namun pada akhirnya Allah akan selamatkan dari kebinasaan yang abadi..
Orang-orang kafir yang tidak beriman kepada Allah, maka mereka tidak ada harapan dari keselamatan.. mereka akan diadzab di dalam neraka selama-lamanya.. karena Allah subhanahu wata’ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya” (An-Nisa’ : 116)
وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya” (Al-Baqarah : 39)

Sungguh rugilah orang-orang yang mati diatas kekufuran..
Dan beruntunglah bagi orang-orang yang beriman.. maka mereka akan dimasukkan ke dalam surga.. walaupun mungkin terlebih dahulu diadzab oleh Allah di dalam neraka jahannam kemudian diselamatkan darinya.. inilah kegembiraan diatas kegembiraan.. puncak kegembiraan..
Dan tentunya kita semua berharap mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang akan dimasukkan oleh Allah ke dalam surga tanpa adzab.. bahkan semoga termasuk yang tanpa hisab.. insya’Allah..

Untuk itu mari kita berusaha untuk mentauhidkan Allah subhanahu wata’ala dan menjauhi segala bentuk kesyirikan dan senantiasa memohon kepada Allah agar diberikan keistiqamahan serta diwafatkan di atas iman sebagai seorang muwahhid

Demikian apa yang bisa saya tulis, mohon ma’af jika ada kesalahan dan kekurangan, yang benar dari Allah dan yang salah adalah dari diri saya pribadi dan syaithan, semoga yang sedikit ini bermanfaat
و صلى الله على نبينا محمد النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلم
 وآخر دعوانا أن الحمدلله رب العالمين

Ditulis di Cileungsi, Tanggal 21 Jumadil Ula 1434 H, 02 April 2013 M
Akhukum fillah
Abu Hanifah ‘Alim bin Iryani Heri Atmaja bin Martadimulya bing Mangunharja bin Mangun Ali Mudi Mangun Negara Al-Bantuliy

9 tanggapan:

resep membuat nasi goreng mengatakan...

subhanallah. semoga kita termasuk pada golongan itu

Abu Hanifah Alim mengatakan...

@resep membuat nasi goreng
insya'Allah

Cara Usaha Modal Kecil Untung Besar mengatakan...

Subhanalloh....

mari kita merenung....banyak dosa yang telah kita perbuat....

Ayo segera bertaubat...dan tingkatkan ibadah...

Semoga kita tergolong orang2 yang beruntung nanti...amiin

download game mengatakan...

semoga kita termasuk dari mereka dan orang2 yang beruntung

mesin mengatakan...

subhanallah. islam memang sangat mengagukan

jasa pengaspalan mengatakan...

mudah mudahan kita semua termasuk orang orangyang di ampuni dosanya

download game mengatakan...

mendengar ceramah membuat hati menjadi tenteram

vina devina mengatakan...

mudah2an kita semua termasuk di antaranya, amin ya rabb

Resep Wanita Cantik mengatakan...

semoga kita termasuk dalam golongan hambaNYA yang senantiasa dicintai

Posting Komentar

dipersilahkan untuk memberikan tanggapan, dengan memperhatikan adab sopan santun, dan ma'af jika saya tidak menampilkan komentar anda yang hanya ingin mengajak berdebat (kecuali jika memang perlu saya tanggapi akan saya berikan tanggapan) terima kasih