Nama Allah Al-Hayyiyu, Yang Maha Pemalu Dasar penetapanNama Allah Ta’ala yang maha indah ini disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam dua hadits yang shahih: 1- Dari Salman al-Farisi bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: « إِنَّ رَبَّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَيِىٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِى مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا » “Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Ta’ala adalah maha pemalu lagi maha mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua tangannya kepada-Nya kemudian Dia menolaknya dengan hampa“[1]. |
Tampilkan postingan dengan label asma-ul husna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asma-ul husna. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 04 Juni 2011
Kategori:
aqidah,
asma-ul husna,
asma'ul husna,
iman
Senin, 23 Mei 2011
As-Shamad, Penguasa Yang Maha Sempurna Dan Bergantung Kepada-Nya Segala Sesuatu Dasar penetapanNama Allah Ta’ala yang agung ini disebutkan dalam firman-Nya: {قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، اللهُ الصَّمَدُ} "Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa, Allah adalah ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu)"(QS al-Ikhlaash:1-2).Dan dalam sebuah hadits yang shahih Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhum, "Apakah kalian tidak mampu membaca sepertiga (dari) al-Qur'an dalam satu malam?" Maka para sahabat radhiyallahu ‘anhum merasakan hal itu sangat berat dan meraka berkata: Siapa di antara kami yang mampu (melakukan) hal itu, wahai Rasulullah? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "(Surat) Allah al-Wahid (Yang Maha Esa) ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu) adalah (sebanding dengan) sepertiga al-Qur'an"[1]. |
Kategori:
aqidah,
asma-ul husna,
asma'ul husna,
tauhid
Sabtu, 21 Mei 2011
Kategori:
aqidah,
asma-ul husna,
asma'ul husna,
iman
Rabu, 16 Maret 2011
Kategori:
aqidah,
asma-ul husna,
asma'ul husna,
iman,
tauhid
Kamis, 10 Februari 2011
| al-'Afuw, Yang Maha Pema'af |
Makna al-Afuw secara bahasa Ibnu Faris menjelaskan bahwa asal kata nama ini menunjukkan dua makna, salah satunya adalah meninggalkan sesuatu[1]. Ibnul Atsir berkata, “Nama Allah “al-’Afuw” adalah fa’uul dari kata al-’afwu (memaafkan) yang berarti memaafkan perbuatan dosa dan tidak menghukumnya, asal maknanya: menghapus dan menghilangkan[2]. Al-Fairuz Abadi berkata, “Al-’Afwu adalah pemaafan dan pengampunan Allah Ta’ala atas (dosa-dosa) makhluk-Nya, serta tidak memberikan siksaan kepada orang yang pantas (mendapatkannya)[3]. |
Langganan:
Postingan (Atom)




